19 January, 2010

Ku coret kata ini
tika jiwa rindu pada Aoraki

Di kejauhan ku lihat ia
Aduh..tidak sabar ingin bersua
Ingin ku tatap ia dengan mata
Rupanya ku tatap juga dengan jiwa

Subhanallah

Damainya jiwa hamba
Sejuknya mata hamba
Sesejuk salji di Gunung Aoraki
Tak ku rasa sejuk itu dengan jari-jemari
Cukup hanya ku rasa sejuknya dengan hati

Sekali lagi,

ku ucapkan

Subhanallah

Berada di sekitar pergunungan
Melihat perhiasannya yang Allah aturkan
Putih salji dipuncak gunungnya
Aliran deras air jernihnya
Kehijauan tumbuh-tumbuhannya
Warni warni bunga-bungaannya
Tiupan dingin anginnya

Indah…

Lalu ku ucapkan

Subhanallah

Penciptaan itu bukti kebesaran Tuhan
Allah s.w.t yang hebatNya tiada tandingan

Bibirku mengukir senyuman
Mengakui kehebatan Tuhan
Tiada henti memuji di hati

Di sebalik senyuman
Adanya kekerdilan

Lalu imanku berbicara
Sedarlah dirimu hanya HAMBA…



Kata-kata ini dicoret bila terkenang suasana di Aoraki Mount Cook, New Zealand.

0 Comments:

Post a Comment